M. Jaelani Terpilih Secara Mutlak Jadi Bendesa Adat Kampung Islam Candikuning
FBN,RI.com — TABANAN | M. Jaelani terpilih secara mutlak sebagai Bendesa Adat Kampung Islam Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
Ia meraih 682 suara dalam pemilihan yang digelar di Balai Banjar/Wantilan Alit Saputra, Banjar Adat Candi Kuning II, Kabupaten Tabanan, Minggu (20/9/2026).
Jaelani mengungguli calon nomor urut 02, H. Umar Bahsan, yang memperoleh 128 suara. Dari total 849 suara, panitia mencatat lima suara tidak sah.
Pemilihan Bendesa Adat tersebut diikuti dua tokoh masyarakat yang sama-sama memperebutkan dukungan 849 Kepala Keluarga (KK) Kampung Islam Candikuning.
Sejak pagi hingga siang, antusiasme warga terlihat tinggi. Balai Banjar Alit Saputra dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan langsung proses pemilihan pemimpin adat tersebut.
Seluruh tahapan pemungutan suara berlangsung tertib dan kondusif.
Prajuru adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta aparat keamanan setempat turut hadir mengawal jalannya pemilihan hingga penetapan hasil.
Terpilihnya Jaelani menjadi momentum penting bagi Kampung Islam Candikuning. Kepemimpinan baru diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi adat, tetapi juga mampu memperkuat persatuan dan kerukunan masyarakat di kawasan Bedugul yang selama ini dikenal harmonis.
“Kami berharap siapapun yang terpilih mampu mengayomi kampung kami. Mampu membawa warga lebih kompak, bersatu, dan menjaga tradisi yang sudah diwariskan leluhur,” kata Jainik, salah satu warga Kampung Islam Candikuning.
Setelah ditetapkan sebagai Bendesa Adat terpilih, Jaelani menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh warga kembali bersatu setelah proses pemilihan.
“Berbeda pilihan dan sudut pandang boleh, tetapi tidak harus bermusuhan. Mari bekerja sama, masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan demi kemajuan kampung kita,” kata Jaelani.
Sementara itu, Kepala Kewilayahan/Kadus Kampung Islam Candikuning II, Ariel Dmitry Azkacetta mendorong Bendesa Adat terpilih untuk proaktif membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Program kedepan seperti penguatan bidang keadatan, sinergi dengan prajuru adat, implementasi agar banjar kita lebih maju dalam nuansa kebersamaan,” tambahnya.
Ariel juga berharap kepemimpinan generasi muda dapat memperkuat sinergi dengan lembaga masyarakat, pemerintah, desa adat, serta berbagai unsur lainnya dalam memajukan seni, adat, dan budaya, khususnya di Kampung Islam Candikuning II.
Dukungan atas kepemimpinan generasi muda juga disampaikan H. Umar Bahsan. Meski menjadi calon dalam pemilihan tersebut, ia menyatakan siap memberikan dukungan kepada pemimpin terpilih.
“Saatnya anak muda berani tampil di depan. Kami selaku orang tua siap mendukung dari belakang, memberikan dorongan, arahan, dan pengaruh positif, Tut Wuri Handayani,” ujarnya.
Dengan hasil tersebut, M. Jaelani resmi memimpin Kampung Islam Candikuning sebagai Bendesa Adat.
Warga berharap kepemimpinan baru dapat merangkul seluruh elemen masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan antara kehidupan adat, agama, dan kebersamaan.
Reporter: Ranu Sugito
Redaktur: Ranu Sugito
Jaelani, Kampung Islam Candikuning, Bendesa Adat, Tabanan, Baturiti





