BerandaDaerahkisah Inspirasi Brigjen TNI (Purn) Ketut Budiastawa, Dari Anak Buruh Tani Bangun...

kisah Inspirasi Brigjen TNI (Purn) Ketut Budiastawa, Dari Anak Buruh Tani Bangun Pasraman untuk Generasi Muda Busungbiu

Kisah Inspiratif Brigjen TNI (Purn) Ketut Budiastawa, Dari Anak Buruh Tani Bangun Pasraman untuk Generasi Muda Busungbiu

FBN,RI.com — BULELENG | 300 siswa SMA N 1 Busungbiu akan mengikuti program Pasraman 3 hari yang digagas Yayasan Maha Widya Santhi. Kegiatan ini dirancang untuk membentuk mental spiritual, karakter serta menanamkan jiwa bela negara bagi generasi muda.

Ketua Yayasan Maha Widya Santhi, Brigjen TNI Purnawirawan Ketut Budiastawa, S.Sos.,M.Si.,menyambangi para siswa SMA N 1 Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Kamis 12 Juni 2026.

Pada kesempatan tersebut,
Brigjen TNI Purnawirawan Ketut Budiastawa menyosialisasikan rencana pelaksanaan Pasraman yang akan digelar pada Juli 2026 mendatang.

Di hadapan ratusan siswa di aula SMAN Satu Busungbiu, Brigjen TNI Purnawirawan, Ketut Budiastawa membagikan kisah perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan. Ia mengungkapkan, sejak kelas 5 SD dirinya sudah memiliki tekad untuk membantu anak-anak Desa Busungbiu agar mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik.

Tekad tersebut muncul dari pengalaman pribadi ketika dirinya harus dua kali berhenti sekolah saat kelas 2 SD, karena tidak mampu membayar SPP. Berasal dari keluarga buruh tani, pengalaman itu justru menjadi motivasi untuk membangun gerakan pembinaan generasi muda melalui Pasraman.

“Pasraman ini bukan sekadar kegiatan rohani, tetapi ini gerakan membina mental, menanamkan jiwa Bela Negara. Tujuannya satu: lahirkan generasi yang bangga pada diri sendiri, bangga pada keluarga, desa, hingga NKRI. Semua lewat prestasi dan etika, sesuai Sesanti Tri Kaya Parisudha,” tegas Ketut Budiastawa.

Dalam sosialisasi tersebut, pihak yayasan juga memaparkan rencana kegiatan beserta materi teori dan praktik yang akan diberikan kepada para peserta.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Sosialisasi kemudian ditutup dengan foto bersama serta yel-yel dari keluarga besar SMA N 1 Busungbiu.

Yayasan Maha Widya Santhi menargetkan Pasraman tersebut menjadi kawah candradimuka bagi pelajar Busungbiu.

Melalui kegiatan itu, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki karakter kuat, berprestasi, beretika, serta memiliki rasa cinta terhadap tanah air.

Pasraman Busungbiu, SMA N 1 Busungbiu, Ketut Budiastawa, Bela Negara, Pendidikan Karakter

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments