Kolaborasi dengan Program “Penanaman 1.000 Pohon” Jadi Langkah Nyata Jaga Ekosistem Bali
FBN,RI.com | TABAN, – Kebun Raya Eka Karya Bali berkolaborasi dalam program “Penanaman 1.000 Pohon, yang digelar Nuanu Creative City,
Sebagai bentuk dukungan, Kebun Raya Eka Karya Bali menyumbang 100 tanaman untuk penghijauan kawasan Nuanu, Tabanan.
Kegiatan ini menjadi langkah kolaboratif meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem, memperbaiki kualitas lingkungan, dan menciptakan ruang hijau berkelanjutan bagi generasi mendatang.
East Deputy of Horticulture Kebun Raya, Hadhiyyah N. Cahyono, menegaskan pelestarian lingkungan butuh kerja bersama.
“Melalui kontribusi 100 tanaman ini, kami berharap tercipta lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Branch Manager Kebun Raya Eka Karya Bali, Dewa Putu Pasnadi Putra, menjelaskan tiga jenis tanaman yang disumbang:
“Majegau Dysoxylum densiflorum dari famili Meliaceae. Di Bali digunakan untuk upacara Hindu dan obat tradisional. Secara medis memiliki sifat antibakteri dan sitotoksik.
“BuniAntidesma bunius dari famili Phyllanthaceae. Dimanfaatkan untuk rematik, gangguan pencernaan, hingga antimikroba. Daunnya kaya flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid.
Cempaka Kuning Magnolia champaca dari famili Magnoliaceae. Digunakan masyarakat untuk pengobatan tradisional karena mengandung antioksidan dan antibakteri. Di Bali, bunganya dipakai untuk sarana persembahyangan.
“Penanaman Majegau, Buni, dan Cempaka tidak hanya memperkuat konservasi keanekaragaman hayati, tapi juga menjaga nilai luhur budaya Bali,” kata Dewa.
Kegiatan ini memperkuat sinergi antara institusi konservasi, sektor swasta, dan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim. Kebun Raya Eka Karya Bali berkomitmen menjalankan lima pilar: konservasi, edukasi, penelitian, wisata alam, dan jasa lingkungan.
“Semoga inisiatif ini menjadi warisan ekologis yang memberi manfaat nyata dan berkelanjutan bagi Nuanu Creative City,” tutup Dewa.
Kolaborasi ini diharapkan menginspirasi banyak pihak agar pembangunan pariwisata dan industri kreatif tetap berjalan selaras dengan pelestarian alam.





