Dr. Cantiari Tegaskan: Wawasan Kebangsaan Bela Negara dan Karakter Bangsa, Merupakan Fondasi Indonesia Maju
FBN,RI.com — DENPASAR | Indonesia berdiri di atas keberagaman. Suku, agama, ras, budaya, bahasa, dan adat istiadat menjadi kekayaan yang harus dijaga bersama.
Di tengah arus globalisasi, tiga hal menjadi fondasi agar bangsa ini tetap utuh dan berdaya saing, yaitu meliputi wawasan kebangsaan, semangat bela negara, dan nilai-nilai karakter bangsa.
Dr. Dra. Ni Made Cantiari M. Si.,Alumni 2022 Lemhannas RI, Provinsi Bali sbg peserta terbaik terinspiratif diundang sebagai narasumber pemusatan dan pelatihan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Provinsi Bali, berlangsung 30-31 Juli 2026 di Hotel Puri Nusa Indah Jalan Waribang, Denpasar
Ia, memaparkan tentang sudut pandang berlandaskan Pancasila.
Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya. Landasannya 4 konsensus Dasar yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika menjaga tetap utuh nya NKRI
Wawasan ini menjadi pedoman agar seluruh rakyat memiliki rasa persatuan, cinta tanah air, dan tanggung jawab menjaga keutuhan bangsa.
Tujuannya sederhana namun sangat mendasar:
1.Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme
2.Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa
3.Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
4.Meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban sebagai warga negara
5.Mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan nasional
Dalam praktik sehari-hari, wawasan kebangsaan diwujudkan dengan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, menaati aturan, menjaga kerukunan, menggunakan produk dalam negeri, serta terlibat dalam kegiatan yang memajukan bangsa.
Dr.Dra.Ni Made Cantiari, M.Si., sbg Ketua 1 FBN (Forum Bela Negara) RI Provinsi Bali, menegaskan, Bela Negara merupakan kewajiban seluruh warga Negara indo
Bela negara bukan hanya tugas aparat keamanan, TNI-Polri. Bela negara merupakan sikap, prilaku tekad, dan tindakan yang dijiwai kecintaan pada tanah air, yang tulus dan Iklas, dalam memperkuat kesadaran berbangsa, dan keyakinan pada Pancasila untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah “Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sejatinya di era modern, bela negara dilakukan oleh siapa saja sesuai profesi, dengan belajar sungguh-sungguh, bekerja profesional, menjaga persatuan, melestarikan budaya, merawat lingkungan, hingga bijak menggunakan media sosial adalah bentuk nyata bela negara.
Nilai dasarnya meliputi:
Cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila, rela berkorban, serta memiliki kemampuan awal bela negara secara fisik, mental, dan intelektual.
Tantangan saat ini pun bergeser. Selain ancaman militer, ada ancaman non militer: hoaks, radikalisme, intoleransi, narkoba, korupsi, kejahatan siber, dan lunturnya budaya bangsa. Karena itu literasi digital, semangat persatuan, dan tanggung jawab sebagai warga negara menjadi sangat penting.
Karakter Bangsa: Kompas Perilaku Anak Bangsa
Karakter bangsa adalah kumpulan nilai luhur yang bersumber dari Pancasila, budaya, agama, dan tujuan pendidikan nasional. Penguatan karakter penting untuk membentuk generasi yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan zaman.
Salah satu nilai yang harus terus di galakan dan terus dikuatkan, meliputi Religius, jujur, disiplin, kerja keras, mandiri, gotong royong, tanggung jawab, nasionalisme, integritas, serta peduli lingkungan dan sosial.
Dr.Dra.Ni Made Cantiari,M.Si., sbg ketua 1 PPM pemuda panca marga prop Bali men dorong tempat kerja & masyarakat harus menjadi ruang praktik mengimplementasikan jiwa semangat nilai 45 sbg warisan cita cita Pahlawan Pendidikan karakter adalah tanggung jawab bersama antara keluarga Sekolah dan masyarakat lingkungan sosial
Untuk itu, wawasan kebangsaan, semangat bela negara, dan karakter bangsa adalah fondasi Indonesia yang kuat, bersatu, dan berdaya saing secara kompetitif
Dengan memahami dan mengamalkannya, setiap warga negara turut menjaga persatuan, memperkuat ketahanan nasional, dan mewujudkan cita-cita bangsa sesuai Pancasila dan UUD 1945.
Di tengah perubahan global yang cepat, bangsa Indonesia harus tetap memegang jati diri, menjunjung nilai luhur, dan bersama-sama membangun Indonesia yang maju, adil, makmur, dan bermartabat, pungkas Dr. Cantiari. (ranu)
Dr.Dra.Ni Made Cantiari, M. Si. #Wawasan Kebangsaan#Semangat Bela Negara.





