BerandaDaerahDo,a Mengalir, Berlangsung dengan Sakral dalam Prosesi Pengabenan Ni Nyoman Sukaryani

Do,a Mengalir, Berlangsung dengan Sakral dalam Prosesi Pengabenan Ni Nyoman Sukaryani

Doa Mengalir, Berlangsung dengan Sakral, dalam Prosesi Pengabenan Ni Nyoman Sukaryani

Fbn-ri.com – KARANGASEM | Upacara Ngaben, tradisi pembakaran jenazah yang sakral, hari ini, keluarga besar Brigjen TNI (purn) Dr.Nengah Kastika SH.,MH.,melaksanakan upacara di Setra Banjar Tegallinggah Karangasem, bentuk penghormatan terakhir, dihadiri ratusan umat Hindu dan masyarakat setempat.

Upacara Ngaben dimulai dengan prosesi Mekar, di mana jenazah dibawa ke tempat pembakaran dengan diiringi oleh iringan musik tradisional Bali, seperti gamelan. Tak hanya itu, keluarga almarhum juga membawa sesajen, seperti buah-buahan, bunga, dan makanan, sebagai tanda penghormatan.

Prosesi Ngiring dilakukan, di mana keluarga dan masyarakat mengantar jenazah ke tempat pembakaran. Pengantar jenazah membawa obor dan dupa, serta membacakan doa-doa dan mantra-mantra suci.

Puncak upacara adalah Pelebon, proses pembakaran jenazah yang dilakukan oleh keluarga almarhum Ni Nyoman Sukaryani, dengan diiringi doa-doa dan mantra-mantra suci. Keluarga almarhum juga melakukan ritual-ritual lainnya, seperti melemparkan uang dan makanan ke dalam api, sebagai tanda penghormatan dan pelepasan roh suci.

Upacara Ngaben ini diyakini dapat membantu roh almarhum mencapai kedamaian dan kebebasan. “Ngaben adalah upacara yang sangat penting bagi kami, karena dapat membantu roh orang yang meninggal mencapai tujuan akhir, ucap salah satu pemangku.

Setelah upacara selesai, keluarga dan masyarakat melakukan ritual Nyebar, menyebarkan abu jenazah ke laut atau sungai.

Upacara Ngaben ini menjadi salah satu contoh kekayaan budaya dan tradisi Bali yang masih dijaga hingga kini. Masyarakat Bali terus melestarikan tradisi ini sebagai bagian dari kehidupan spiritual dan budaya.

Turut berbela sungkawa DPW dan DPD FBN RI Bali, dengan semangat jiwa menyama braya serta melestarikan nilai-nilai adat adi luhung, hadir dalam rangkain Ngaben tersebut

Tak tanggung-tanggung, 50 anggota Forum Bela Negara Provinsi Bali, mulai pukul 06.30 sudah berangkat ke Karangasem, itu merupakan bentuk rasa menyama braya sesama anggota FBN RI, terang Nyoman Nandera, Sekretaris DPW FBN RI Bali.

Lebih lanjut ujarnya, dengan semangat toleran, semangat cinta kasih, Pengabenan merupakan bentuk upacara sakral “pengembalian roh/jiwa” Ke Suniyaloka alam Nirwana, semoga beliau almarhum Nyoman Sukaryani segera menyatu dengan sang Pencipta.

Semoga keluarga besar bapak Nengah Kastika diberikan ketabahan dan keikhlasan menerima ujian ini. Patut diketahui, bahwa Brigjen TNI (purn) DR. Nengah Kastika merupakan dewan penasehat DPW FBN RI Bali, oleh sebab itu mejengukan bagi keluarga anggota yang meninggal merupakan sikap solidaritas dalam bela negara, pungkas Drs. Nyoman Nandera SH., selaku Sekretaris DPW FBN RI Bali. (Humas FBN RI Bali)

Semangat menyama braya

Ngaben bentuk upacara Sakral

Diiringi mantra-mantra Suci

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments