FBN-RI.com – Bali | Dewan Pimpinan Daerah Forum Bela Negara Republik Indonesia Bali, berkomitmen perkuat toleransi dan kerukunan antar umat beragama hal tersebut merupakan wujud dari Bela Negara
I.B.Putu Parta SE.,SH.,selaku ketua DPW FBN RI Bali, mengucapkan selamat hari raya Nyepi, Tahun baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H/2026 M.
“Terlebih lagi, hari raya Nyepi, tahun baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H/2026 M, jatuh selang sehari, hal ini menjadi moment istimewa bagi umat Hindu dan Islam di Bali, ditengah keberagaman budaya dan agama masyarakat Bali yang majemuk menunjukkan kesatuan dan toleransi yang kuat
“I.B.Putu Parta paparkan, Ini menjadi momen yang istimewa bagi umat Hindu dan Islam di Bali, ditengah keberagaman budaya, adat istiadat dan agama.
Umat Hindu Bali, merayakan Nyepi tahun baru Saka dimaknai sebagai Penyucian diri” Bhuana Alit ” dan alam semesta ” Bhuana Agung” melalui keheningan.
Hal tersebut berdasarkan Kitab Purana, menjelaskan tentang Butha Hita( harmoni dengan alam semesta) diwujudkan melalui ritual pembersihan bhuta kala sebelum Nyepi. Demikian pula, mengarak ogoh-ogoh di setiap Banjar pada malam pengerupukan, merupakan simbol kemenangan, terangnya.
Sementara itu umat Islam merayakan Idul Fitri berdasarkan Al-Qur’an, kitab suci umat Islam, menjelaskan tentang kewajiban puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri sebagai hari raya kemenangan dan kebahagiaan.
“Semoga perayaan hari kemenangan ini dapat mempererat tali silaturahmi serta memperkuat toleransi antar umat beragama di Bali dan Indonesia secara menyeluruh, tambah I.B. Putu Parta
Makna Idul Fitri,
Hari kemenangan bagi umat Islam yang telah berhasil menunaikan puasa Ramadhan dengan baik, sehingga menjadi pribadi yang lebih baik
Simbol kesucian, kebersihan, dan kebangkitan spiritual, yang memungkinkan kita untuk memulai lembaran baru dengan hati yang bersih dan jiwa yang segar
Momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kesadaran spiritual, sehingga kita dapat menjadi lebih peduli dengan sesama dan lingkungan sekitar
Kesempatan untuk memperkuat tali silaturahmi dan meningkatkan kesadaran sosial, sehingga kita dapat menjadi bagian dari masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera
“DPW FBN RI Bali memaknai hari raya Nyepi tahun baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447H/2026M sebagai hari kedamaian alam, kebahagiaan, dan keberkahan bagi manusia.
Oleh sebab itu, jadikan Nyepi dan Idul Fitri sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan kesadaran spiritual, dan memperkuat tali silaturahmi dengan sesama. Dengan demikian, kita dapat menjadi bagian dari masyarakat yang lebih harmonis, dan sejahtera.(red)





