BerandaDaerahPangdam IX/Udayana Pimpin Normalisasi Danau Yeh Malet, 37 Tahun Terabaikan Kini Ditata

Pangdam IX/Udayana Pimpin Normalisasi Danau Yeh Malet, 37 Tahun Terabaikan Kini Ditata

FBN-RI.com – KARANGASEM | Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin langsung aksi normalisasi Danau Yeh Malet sebagai upaya menjaga fungsi danau sebagai sumber mata air bagi masyarakat.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga lingkungan dan keseimbangan alam di Bali.

Aksi normalisasi yang digelar di Danau Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, mendapat dukungan luas dari masyarakat. Danau yang menjadi kebanggaan warga tersebut diketahui telah 37 tahun belum tersentuh program normalisasi dari dinas terkait.

Dalam pemaparannya, Pangdam Piek Budyakto mengatakan, normalisasi danau yeh Malet ini merupakan program Danrem 163/Wirasatya dibawah pimpinan Brigjen Agung, dan ini merupakan tugas teritorial terpadu dari Korem 163/Wirasatya yang membawahi teritorial seluruh Bali.

Ia menegaskan, Kodam Udayana memegang amanat dari Panglima TNI dan KASAD dalam menjawab tantangan normalisasi tersebut. Dukungan dua unit ponton dari KASAD turut memperkuat pengerjaan di lapangan, disertai pengerahan personel oleh Dandim dan dukungan Pemerintah Kabupaten Karangasem.

Menurut Pangdam, bangunan yang muncul di sempadan danau terjadi akibat sedimentasi tanah yang menguat, sehingga masyarakat secara tidak langsung mendirikan rumah di atasnya.

“Kalau ini terus berlanjut, sumber mata air yang memenuhi hajat hidup orang banyak, khususnya danau Yeh Malet Karangasem, maupun danau Batur Bangli, danau Buyan dan Tamblingan Buleleng, serta danau Beratan Tabanan dampak nya untuk generasi yang akan datang, sangat mengkhawatirkan,” pungkasnya.

Danrem 163/Wirasatya: Tugas Mulia Prajurit
Komandan Korem 163/Wirasatya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadi Saputra menyebut normalisasi ini sebagai tugas mulia.

“Ini merupakan tugas yang mulya, 37 tahun danau Yeh Malet tidak pernah tersentuh tangan manusia untuk dinormalisasi, termasuk instansi terkait dengan berbagai macam pertimbangan.”

Ia juga menekankan bahwa mengembalikan fungsi danau sebagai sumber mata air adalah tanggung jawab moral prajurit TNI.

Sebanyak 30 personel dari Batalyon 741, 20 anggota Kodim, dan 10 masyarakat sekitar diterjunkan dalam kegiatan ini. Pihaknya memastikan sebelum Hari Raya Idul Fitri proses normalisasi telah rampung.

Akademisi Soroti Ancaman Sedimentasi
Pakar Lingkungan Hidup Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Ni Luh Kartini, M.S., turut menyoroti kondisi Danau Yeh Malet yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Ia mengingatkan pentingnya implementasi Pergub Provinsi Bali Nomor 24 Tahun 2020 tentang perlindungan danau, mata air, sungai, dan laut.

Menurutnya, Danau Yeh Malet memiliki peran vital sebagai sumber air bersih dan kebutuhan pertanian masyarakat.

Jika sedimentasi terus berlanjut, danau tersebut dikhawatirkan hanya tinggal nama.
Ia juga mengungkapkan bahwa tiga tahun sebelumnya telah dilakukan koordinasi dengan BWS, bahkan masyarakat telah bersurat ke instansi terkait namun belum mendapat tanggapan.

Normalisasi ini pun dinilai sebagai momentum penting menjaga keberlanjutan sumber daya air demi generasi mendatang, sekaligus mendukung kebijakan Gubernur Bali terkait kesucian danau serta keseimbangan alam dan spiritualitas.

Hal senada di katakan Ketua DPW FBN RI Bali I.B. Putu Parta SE.,SH., pihaknya sangat mengapresiasi program normalisasi danau Yeh Malet, yang dikerjakan Korem 163/Wirasatya.

Menurut nya tidakan yang dilakukan Danrem Brigjen TNI, Ida I Dewa Agung Hadi Saputra, sangat mulia yang mengembalikan kesucian danau sebagai sumber kehidupan, mewakili inspirasi masyarakat Bali.

Pihaknya menaruh harapan besar masyarakat Antiga Kelod mampu menjadi pengempon danau Yeh Malet, sesuai dengan konsep Dresta kuno(red).

Danau Yeh Malet #Pangdam IX Udayana #Normalisasi Danau Karangasem

Korem 163 Wirasatya #Lingkungan Bali

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments