BerandaDaerahMahasiswa KKN-PMM Universitas Warmadewa Sosialisasikan Pupuk PadatBersama Kelompok Ternak Dengan Melibatkan BUMDes...

Mahasiswa KKN-PMM Universitas Warmadewa Sosialisasikan Pupuk PadatBersama Kelompok Ternak Dengan Melibatkan BUMDes Desa Blahkiuh

FBN-RI.com – BADUNG | Mahasiswa KKN-PMM Universitas Warmadewa di bawah bimbingan Dosen
Pembimbing Lapangan Dra. Ni Made Anggriyani, M.Si telah melaksanakan
kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk padat di Desa Blahkiuh pada Rabu, 11
Februari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk
meningkatkan pengetahuan masyarakat lokal tentang pengolahan limbah
peternakan menjadi pupuk organik padat, sekaligus mendukung ketahanan pangan
dan pertanian berkelanjutan di tingkat desa.

Program yang mengusung tema “Sosialisasi Pembuatan Pupuk Padat Bersama
Kelompok Ternak dengan Melibatkan BUMDes Desa Blakiuh” ini menyasar pihak
BUMDes Desa Blahkiuh dan para peternak babi sebagai mitra utama.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memberikan edukasi praktis, demonstrasi
langsung, dan pengetahuan aplikatif terkait manfaat pupuk padat dalam
meningkatkan hasil panen serta mengurangi limbah organik di era pertanian modern.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis
kepada masyarakat, khususnya peternak, dalam mengolah limbah ternak menjadi
pupuk organik yang ramah lingkungan dan bernilai guna tinggi.

Bahan-bahan yang
digunakan dalam pembuatan pupuk padat ini berasal dari sumber lokal, yaitu
kotoran babi, kotoran sapi kering, molase, EM4, serbuk kayu, dan air.

Pemanfaatan
bahan tersebut diharapkan mampu mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah ternak sekaligus menekan biaya produksi pupuk bagi petani.

Dalam sosialisasi ini, peternak diberikan penjelasan mengenai fungsi masingmasing bahan, tahapan pencampuran, proses fermentasi, hingga cara mengetahui pupuk yang siap digunakan.

EM4 dan molase berperan penting dalam mempercepat
proses penguraian bahan organik, sementara serbuk kayu membantu menjaga
struktur dan kelembapan pupuk. Proses ini dinilai sederhana, mudah diterapkan,
dan dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.

Pelibatan BUMDes Desa Blahkiuh diharapkan dapat mendorong keberlanjutan
program melalui pengelolaan produksi dan pemasaran pupuk organik, sehingga
memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa.

Melalui kegiatan sosialisasi masyarakat, Desa Blahkiuh diharapkan semakin
sadar akan pentingnya pengelolaan limbah berbasis prinsip berkelanjutan.

Program ini juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs),
khususnya SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dan SDG 8
(Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).

Mahasiswa KKN-PMM 2026

Kelompok ternak Desa Blakiuh

Sustainable Development Goals (SDGs)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments