BerandaDaerahDengan SDM yang Unggul dan Mumpuni Forum Bela Negara, Bukan Beban Namun...

Dengan SDM yang Unggul dan Mumpuni Forum Bela Negara, Bukan Beban Namun Partner Pemerintah yang Strategis

Fbn-ri.com – BADUNG | Focus Group Diskuse, dalam rangka peringatan HBN (Hari Bela Negara) ke-77 session ll digelar di Monumen Perjuangan Bangsal Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Jumat 26 Desember 2025.

Kegiatan Forum Group Diskuse, Hari Bela Negara ke-77 mengusung tema Meneguhkan Bela Negara dalam perspektif SDM tenaga kerja, ketahanan pangan, infrastruktur yang mandiri untuk Indonesia maju.

Mengingat Hari Bela Negara ke-77 sesion ke ll diisi dengan FGD (Focus Group Diskuse) menghadirkan narasumber, Ir. I Gusti Ngurah Anom Adi Putra SH.,MM., Brigjen TNI (pur) A.A Alit NP M,S.Sos., di pandu Moderator Kade Sudiana SE.,S.Pd.,MPD.,MM

Nara sumber, Ir. I Gusti Ngurah Anom Adi Putra SH.,MM., mengurai “SDM ( Sumber Daya Manusia) menurutnya, merupakan posisi tertinggi, urutan pertama dalam struktur kemajuan suatu negara. Oleh sebab itu pentingnya membangun karakter bangsa dengan peningkatan sumber daya manusia yang unggul dan mumpuni.

Sumber Daya Manusia unggul dan ter update ( bisa mengikuti perkembangan teknologi terbarukan)
Steril dari tindakan korupsi, stiril dari Narkoba, tak hanya itu, ia tegaskan juga setiril anti penyakit. salah satu contoh steril dari HIV Aids, untuk itu SDM sehat negara akan menjadi kuat.

Ia juga sampaikan untuk mengukur representasi sumber daya manusia Indek pembangunan manusia ( IPM) sebagai indikator, mengukur tingkat pencapaian pembangunan manusia disuatu wilayah berdasarkan pendidikan, kesehatan, dan standar hidup.

Karateristik SDM Indonesia, populasinya sangat besar, ia juga mengingatkan, sangat berisiko bila SDM nya kurang berkualitas dan produktif, ujarnya.

Ia mencontohkan negara tetangga Singapura, negara kecil memiliki SDM yang unggul, tak mengherankan jika Singapura menjadi negara maju di Asia Tenggara, demikian pula dengan Jepang, negara termaju di benua Asia, karena memiki SDM yang unggul dan mumpuni, pungkasnya.

Ia tambahkan FBN harus berperan aktif dalam kegiatan sebagai bentuk apresiasi kepada Pemerintah. Dengan SDM yang mumpuni dan handal, FBN RI bahkan bisa menjadi partner Pemerintah yang strategis, bukan sebagai beban pemerintah. Kita kritisi kinerja pemerintah yang kurang berpihak kepada kepentingan rakyat, dalam mengelola program sumber daya alam yang belum tergarap secara maksimal.

Bonus Demografi akan booming pada tahun 2045 tenaga kerja atau umur produktif di Indonesia meningkat tajam, hadirnya generasi dengan(SDM) yang unggul dan berkualitas, menuju Indonesia maju Indonesia emas 2045

Narasumber Dewan Penasehat DPW FBN RI Bali, Brigjen TNI (purn)A.A Alit NP M.S.Sos.,katakan, menurutnya pertanian di Bali harus lebih ditingkatkan lagi, pertanian di Bali merupakan bagian dari wisata edukatif dengan konsep kearifan lokal Bali, salah satunya wisata subak Jatiluwih. Pertanian sawah terasiring yang telah diakui oleh UNESCO.

Ia juga sampaikan perkebunan salak di daerah Karangasem dan Jeruk di wilayah Kintamani, hingga saat ini belum tergarap secara maksimal.Itulah pentingnya kita memiliki SDM yang unggul dan mempuni untuk menggarap potensi alam kita yang kaya, agar kesejahteraan dan kesenjangan bisa terurai, paparnya.

Sejatinya kesenjangan di Indonesia bisa dimaklumi, SDM dengan tingkat lndeks Pembangunan Manusia (IPM) belum merata, sedangkan untuk pulau Jawa maupun Bali, bisa dikatakan tingkat IPM nya sudah lebih dari Provinsi lainnya di Indonesia, terangnya.

Pasalnya memiliki
SDM yang bagus akan memutus rantai kemiskinan di Indonesia, dengan kesejahteraan dibidang pangan melalui pendidikan formal maupun non formal

Ia tegaskan bangga, dengan generasi muda yang memiliki energi kuat, berjalan kearah yang positif dan lebih baik, tambahnya

Bahkan Jenderal bintang satu(purn) tersebut mengajak generasi muda untuk berani mengambil keputusan keluar Bali mengelola sawit, pasalnya sawit merupakan penghasilan terbesar dalam bidang industri, bahkan saat ini Malaysia sudah tertinggal dari kita,

Hal senada disampaikan ketua DPW FBN RI Bali, Ida Bagus Putu Parta SE.,SH.,kembali ditegaskan di Hari Bela Negara, ke 77, FBN Ri sampaikan penghargaan setinggi tingginya kepada para pahlawan yang telah berjuang bebas dari belenggu penjajahan.

Hari Bela Negara bukan sekedar seremonial dalam mengenang hereoisme masa lalu, namun Bela Negara diwujudkan melalui tindakan dan prilaku warga negara baik sifatnya perseorangan maupun kolektif didasari jiwa tulus dan iklas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam konteks Bali nilai-nilai Bela Negara dinilai memiliki relevansi kuat dalam menghadapi tantangan global, sarasehan ini dinilai mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya cinta tanah air, disiplin dan ketangguhan bangsa.

Ia tambahkan, perang jogja 19 Desember 1948,agresi Belanda ll yang dikenal dengan sandi ” Operatie Kraai”(operasi gagak)

Dalam perang tersebut Belanda menduduki Yogyakarta dan menawan pimpinan Negara seperti Soekarno dan Hatta hingga lumpuhnya pemerintah, tragedi 19 Desember 1948 menjadi dasar sebagai hari Bela Negara, tutup I.B.Putu Parta.( Humas FBN RI)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments