BerandaDaerahBerlatih Yoga Asana dan Meditasi Bersama Anak - anak Panti Asuhan Santa...

Berlatih Yoga Asana dan Meditasi Bersama Anak – anak Panti Asuhan Santa Clara, Dili Timor Leste

Berlatih Yoga Asana dan Meditasi Bersama Anak-anak Panti Asuhan Santa Clara, Dili Timor Leste

FBN,RI.com — DILI TIMOR LESTE | Yoga membantuku terbang tanpa menggunakan sayap!” kalimat sederhana itu menggambarkan keceriaan anak-anak Panti Asuhan Santa Clara saat mengikuti Pelatihan Yoga Asana dan Meditasi bersama Universitas Warmadewa yang kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Panti Asuhan Santa Clara, Dili, Timor Leste, Minggu 10 Juli 2026.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pelatihan Yoga Asana, Pranayama dan Meditasi untuk Meningkatkan Konsentrasi dan Kesehatan bagi Anak-anak Panti Asuhan Santa Clara, Dilli, Timor Leste.”

Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. I Wayan Gede Suacana, M.Si, bersama tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Warmadewa.

Ia mengatakan tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, secara umum adalah menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk membantu menyelesaikan permasalahan mitra program, memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri, meningkatkan kesejahteraan, serta memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sementara tujuan pelatihan yoga asana, pranayama dan meditasi adalah untuk meningkatkan keterampilan sosial, konsentrasi dan kesehatan anak-anak panti asuhan.

Bergabung dengan pelatihan yoga asana menurutnya, dapat memberikan rasa kebersamaan dan rasa memiliki, yang sangat penting untuk kesehatan mental.

Tak hanya itu, Interaksi sosial dan dukungan dapat mengurangi perasaan terisolasi dan kesepian yang sering dirasakan oleh anak-anak panti asuhan.

Untuk itu, Yoga asana dirancang untuk menyatukan tubuh, napas, dan pikiran guna meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan spiritual.

Praktik ini sejalan dengan berbagai program pengabdian masyarakat yang menggunakan yoga dan meditasi sebagai terapi penyembuhan (healing) yang menyenangkan sekaligus menyehatkan bagi anak-anak panti asuhan.

Ketua Panti Asuhan Santa Clara, Dilli Timor Leste Suster Me Wenselin menyambut baik kegiatan Pelatihan Yoga dan Meditasi ini. Pelatihan yoga dan meditasi diharapkan mampu menciptakan keseimbangan emosional, meredakan stres atau trauma, serta meningkatkan fokus akademik.

Disamping itu, latihan ini juga dapat berfungsi sebagai sarana rekreasi positif yang membangun ketahanan mental, fisik, dan karakter anak untuk bekal masa depan mereka.

Diharapkan kegiatan ini bisa lagi dilaksanakan pada kesempatan mendatang.
Instruktur pelatihan Dr. I Wayan Gede Suacana, M.Si membagi materi pelatihan menjadi tiga sesi, yaitu sesi asana, pranayama dan meditasi.

Sesi pertama, pelatihan yoga asana dilakukan 60 menit akan dapat meningkatkan keterampilan sosial yang membantu mengelola emosi dan meningkatkan kesabaran diri anak dan dapat memperbaiki komunikasi dan interaksi sosial seseorang.

Melatih pikiran untuk fokus pada saat ini (mindfulness), menenangkan pikiran yang sibuk, serta meningkatkan daya ingat.

Yoga asana juga dapat meningkatkan fleksibilitas, memperkuat otot, memperbaiki postur, menurunkan tekanan darah, dan mengaktifkan sistem saraf parasimpatis untuk mengurangi hormon stres.

Beberapa asana yang dilatih agar anak bisa berfokus pada peningkatan fleksibilitas, kekuatan, dan konsentrasi antara lain Pose Kupu-kupu (Butterfly), Pohon (Vrksasana), Kucing-Sapi (Cat-Cow), Kobra (Bhujangasana), Pose Anak (Balasana), Pose Teratai (Padmasana) dan lain-lain.

Melalui pelatihan yoga asana, anak-anak diajak mengenal berbagai gerakan sederhana yang bermanfaat untuk melatih keseimbangan tubuh, meningkatkan konsentrasi, memperbaiki postur, serta menjaga kesehatan fisik dan mental sejak usia dini.

Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Anak-anak mengikuti setiap gerakan dengan antusias, menciptakan momen pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna.

Sesi kedua, pengaturan napas (pranayama) 15 menit dilakukan dengan berlatih pengaturan napas yang bertujuan menyatukan tubuh dan pikiran, serta meningkatkan kesehatan fisik dan mental melalui kontrol prana (energi vital).

Latihan ini melibatkan empat aspek penting, yaitu puraka (menghirup), antara kumbhaka (menahan napas) dan rechaka (menghembuskan napas).

Beberapa jenis pranayama yang dilatih meliputi Nadi Shodhana (pernapasan lubang hidung secara bergantian), Kapalabhati (pembersihan tengkorak/napas cepat), Bhramari (napas lebah), Ujjayi (napas kemenangan), Bhastrika (napas api), serta Sitali (napas pendingin), Sitkari (napas mendesis) dan lainnya untuk menenangkan pikiran.

Sesi terakhir, relaksasi dan meditasi dilatih 15 menit. Relaksasi dan meditasi dilatih agar anak-anak panti asuhan dapat menjernihkan pikiran, meningkatkan fokus, dan mengurangi stres dengan memusatkan perhatian. Praktik ini memiliki dampak positif pada kesehatan fisik, peningkatan konsentrasi serta keterampilan sosial. Dalam pelatihan ini diberikan praktik relaksasi Yoga Nidra, sebuah teknik untuk relaksasi mendalam, membawa peserta pelatihan ke kondisi antara bangun dan tidur.

Praktik ini melibatkan baring (Shavasana), pemindaian tubuh (body scan), dan pernapasan untuk meredakan stres, kecemasan, dan meningkatkan kualitas tidur tanpa perlu usaha keras.

Yoga Nidra diharapkan dapat membantu anak-anak panti asuhan untuk mencapai ketenangan pikiran, keseimbangan emosional, dan kesehatan fisik yang lebih baik.

Dilanjutkan dengan latihan Meditasi Cahaya sebuah teknik relaksasi dengan memvisualisasikan cahaya untuk mencapai ketenangan, konsentrasi, kesadaran diri, membersihkan pikiran, menghilangkan energi negatif, dan membangun kedamaian batin.

Melalui kegiatan ini, Universitas Warmadewa berharap nilai-nilai hidup sehat, disiplin, dan konsentrasi dapat terus tumbuh dalam kehidupan anak-anak Panti Asuhan Santa Clara.

Selama kegiatan berlangsung, tim Universitas Warmadewa didampingi oleh Suster Me. Wenselin, yang turut memberikan dukungan dan pendampingan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Komunikasi dengan peserta juga semakin efektif berkat dukungan penerjemah Leni Onnu Leni Dos Santos Fernandes ke bahasa Tetum agar lebih dipahami oleh para peserta.

Ia salah seorang alumnus Magister Administrasi Publik Universitas Warmadewa. Lahir di Dili pada 2 November 1984, saat ini mengemban tugas sebagai Technical Adviser untuk Anggota Dewan di Fretilin Bench sejak Juli 2023, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang mempererat kolaborasi antara Universitas Warmadewa dan masyarakat Timor Leste.

Kegiatan pengabdian ini diakhiri dengan penyerahan cinderamata plakat Universitas Warmadewa, donasi dan bantuan matras yoga kepada anak-anak Panti Asuhan Santa Clara, Dili Timor Leste.

Diharapkan dengan pelatihan yoga asana, pranayama dan meditasi ini akan bisa bermanfaat bagi peserta dalam menenangkan pikiran, membuka hati, dan merangkul esensi diri sejatinya, karena yoga sejatinya adalah perjalanan diri, melalui diri, ke dalam diri sendiri.

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu wujud nyata komitmen Universitas Warmadewa dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga hingga tingkat internasional.

Pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar berbagi ilmu, tetapi juga membangun persaudaraan, mempererat kerja sama antarbangsa, serta menghadirkan kepedulian yang melampaui batas geografis.

Semoga langkah kecil yang dilakukan hari ini menjadi inspirasi untuk menciptakan generasi yang sehat, percaya diri, dan siap menyongsong masa depan.(red)
Namaste.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments